AC Milan Tidak Berhasil Dapatkan Pemain Udinese

AC Milan Tidak Berhasil Dapatkan Pemain Udinese

Situs Judi Bola – AC Milan harus banyak bersabar terkait keinginan mereka untuk mendatangkan gelandang Udinese, Jakub Jankto. Dikarenakan Udinese masih tidak mau melepaskan gelandang berusia 21 tahun itu.

Jankto adalah salah satu pemain andalan Udinese dalam dua musim terakhir. Di musim ini, dia sudah menyumbangkan tiga gol dan empat assist bagi Udinese.

Jelas sekali, performanya itu membuat beberapa klub besar tertarik untuk merekrutnya. Salah satu klub yang dimaksud adalah AC Milan.

Akan tetapi, Udinese belum mau melepaskan Jankto. Walaupun, AC Milan kabarnya sudah menawarkan Gustavo Gomez ke dalam paket transfer mereka.

Jankto adalah produk asli akademi Udinese sebelum naik ke tim utama. Pemain berkebangsaan Republik Ceko ini juga pernah dipinjamkan ke Ascoli selama satu musim.

Udinese lalu menarik kembali Jankto pada Juni 2016. Menurut situs transferkmart, Jankto masih terikat kontrak dengan Udinese sampai Juni 2021 dan memiliki klausul pembelian 13 juat pound sterling.

AC Milan saat ini sedang terpuruk di bawah kepemimpinan Gennaro Gattuso. Klub berjuluk Rossoneri itu terlengser di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan poin sebanyak 28 poin.

Hasil ini membuat publik tidak percaya dikarenakan Milan sudah mengeluarkan dana yang sangat besar untuk merombak skuat mereka. Hampir 10 pemain sudah direkrut manajemen untuk musim ini, tetap hasilnya belum terlihat.

Advertisements

Banyaknya Kejanggalan di Lapangan Buat Madrid Tersendat

Banyaknya Kejanggalan di Lapangan Buat Madrid Tersendat

Situs Judi Bola – Ada beberapa catatan terhadap skema permainan Real Madrid di tengah tersendatnya penampilan mereka di La Liga. Fokus utamanya adalah banyaknya kejanggalan di lapangan.

Madrid saat ini tertinggal dari sang rival, Barcelona, di ajang La Liga, dengan terpaut 16 poin. Madrid di posisi empat dengan 32 poin, sementara Barca di puncak dengan 48 poin. Dua pertandingan terakhir Madrid tidak berakhir dengan menyenangkan. Pertama ditekuk Barca 0-3 di Santiago Bernabeu, lalu ditahan Celta Vigo 2-2 meski sempat memimpin 2-1.

Pengamat sepakbola Spanyol, Terry Gibson menilai dari dua pertandingan itu ada yang salah dari sistem permainan Madrid. Ada kesalahan terkait menempatkan para gelandangnya yakni Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, dan Mateo Kovacic.

Mereka telah melupakan sebuah sistem yang melayani mereka dengan baik. Sangat dibutuhkan ketegasan Zidane dalam mengaturnya. Saya menyaksikan sejumlah pertandingan mereka musim ini di mana terjadi ketidakdisiplinan di lini tengah,” kata Gibson.

“Di El Clasico, Kovacic dan Casemiro di posisi gelandang tengah. Itu konyol. Kroos dan Modric, dengan Casemiro di belakang, merekalah yang menjaga Madrid. Tapi keduanya malah bermain melebar, dan kembali melakukannya saat menghadapi Celta Vigo.”

“Kroos dan Modric bermain di sayap kanan dan kiri, jadi tidak ada penghubung antara keduanya. Padahal koneksi itu yang membawa mereka memenangkan Liga dan mempertahankan Liga Champions.”

“Koneksi tidak terjalin karena mereka bermain sangat jauh satu sama lain. Dibutuhkan sebuah hal yang terstruktur dan disiplin, jika tidak, maka laju seperti ini akan terus berlanjut,” Gibson mengingatkan.

Cahil : Chelsea Rekrut Barkley dengan Harga yang Sangat Murah

Cahil : Chelsea Rekrut Barkley dengan Harga yang Sangat Murah

Situs Judi Bola – Chelsea merekrut Ross Barkley dari Everton cuma dengan harga 15 juta pound sterling. Menurut Gary Cahill, harga itu adalah harga yang sangat murah untuk pemain sekualitas Barkley.

Sudah sejak musim panas lalu Chelsea menginginkan Barkley. Namun baru kali ini kepindahan gelandang berusia 24 tahun itu terlaksana. Meski tertunda, Chelsea kini mendapatkan Barkley dengan murah yakni seharga 15 juta pound sterling atau sekitar Rp 273 miliar. Padahal sebelumnya, Everton mematok 35 juta pound sterling (Rp 638 miliar) untuk Barkley. Keberhasilan Chelsea mendatangkan Barkley dengan murah membuat Cahill senang. Sebab ia menilai Barkey pemain berkualitas.

“Ini fenomenal. Ini rekrutan yang bagus. Harga yang murah sekali. Ketika Anda lihat pasar pemain saat ini serta usianya, cukup menipu harganya untuk pemain berkualitas sepertinya,” kata Cahill.

“Saya sudah bermain dan berlatih dengannya jadi tahu kemampuannya. Begitu juga semua orang di sini Apa dia punya kaki kiri dan kanan yang bagus? Apa dia kuat, cepat? Bisa menyelesaikan peluang? Nyaman dengan bola? dia begitu lincah di kotak lawan.”

“Sekarang hanya butuh sebuah platform baginya untuk membuktikan dan mengekspresikan dirinya. Klub akan memberikan itu, seperti kepada saya dan yang lain. Itu akan tergantung padanya. Tapi ini perekrutan yang sangat menarik dan soal uangnya, ini sangat murah,” ucap Cahill menambahkan.

Harga dari Barkley sangat dipermasalahkan oleh Walikota Liverpool, Joe Anderson. Dia menuduh ada kejanggalan di balik kepindahannya sehingga harganya relatif murah

Liverpool Semakin Lebih Oke Tanpa Adanya Coutinho di Musim ini

Liverpool Semakin Lebih Oke Tanpa Adanya Coutinho di Musim ini

Situs Judi Bola – Liverpool tentu akan kehilangan Philippe Coutinho yang pindah ke Barcelona. Tapi di satu sisi, The Reds juga tak perlu meratapi kepergian Coutinho itu. Kenapa?

Coutinho selangkah lagi jadi pemain Los Cules setelah Liverpool sepakat dengan nilai transfer 142 juta pound sterling yang dibayarkan musim dingin ini. Coutinho sudah terbang ke Barcelona untuk menjalani tes medis. Liverpool lagi-lagi harus kehilangan pemainnya yang dibeli Barca setelah Javier Mascherano dan Luis Suarez. Tapi kali ini Liverpool untung besar karena saat membeli Coutinho dari Inter Milan pada 2013 cuma mengeluarkan uang 8,5 juta pound.

Tapi di satu sisi kepergian Coutinho juga disayangkan mengingat Liverpool punya sejarah buruk jika ditinggal pemain bintangnya. Ini terkait ketidakmampuan Liverpool mencari pemain baru yang sepadan.

Contoh teranyar tentu saat ditinggal Suarez yang pindah ke Barca pada musim 2014 setelah nyaris membawa Liverpool juara Liga Inggris sebelumnya. Suarez pergi dengan status top skorer klub dalam tiga musim beruntun termasuk 31 gol di musim 2013/2014.

Mendapat uang banyak dari penjualan Suarez, Liverpool malah mendatangkan pemain yang notabene kelas dua seperti Adam Lallana, Lazar Markovic, Rickie Lambert, Alberto Moreno, dan Mario Balotelli untuk menggantikan Suarez. Alhasil, Liverpool tampil amburadul musim itu di mana mereka gagal finis empat besar dan cuma menuntaskan musim di urutan keenam. Steven Gerrard yang jadi top skorer liga cuma bikin sembilan gol.

Ketakutan hal itu bakal terjadi lagi saat Coutinho pergi wajar adanya mengingat pemain 25 tahun itu berperan besar musim ini dengan torehan 12 gol dan sembilan assist di seluruh kompetisi. Apalagi sejak Februari 2013, tak ada pemain Liverpool yang terlibat gol lebih banyak ketimbang Coutinho dengan 54 goal dan 43 assist. Wajar jika publik menilai Liverpool sudah melakukan kesalahan besar dengan melepas Coutinho musim dingin ini.

Tapi patut diingat juga bahwa Juergen Klopp selaku manajer tentu sudah punya banyak rencana mengantisipasi kepergian Coutinho. Salah satunya adalah dengan membiasakan tim bermain tanpa Coutinho sejak awal musim ini.  Saat masa depannya dispekulasikan musim panas lalu, Coutinho sempat diparkir selama sebulan lebih dan juga beberapa kali dia absen karena cedera. Hasilnya Liverpool punya rasio kemenangan 71 persen dari 14 laga tanpa Coutinho di seluruh kompetisi (10 kemenangan, tiga imbang, dan satu kalah).

Bandingkan dengan saat Coutinho bermain: delapan kemenangan, delapan seri, dan dua kala dari total 18 laga. Rasio kemenangan adalah 44 persen. Tak cuma itu, Liverpool juga lebih tajam tanpa Coutinho dengan rataan 1,3 gol per laga berbanding 1,1 gol. Hal ini tak lepas dari kebijakan rotasi yang dilakukan Klopp serta adanya tiga pemain di lini serang yang tak kalah hebatnya.

Sebut Mohamed Salah yang punya 23 gol dan jadi topskorer musim ini, lalu Sadio Mane yang perlahan mulai unjuk gigi setelah dibekap cedera awal musim ini dan tentunya Roberto Firmino, pemain kunci dalam skema main Klopp. Firmino itu pemain paling banyak terlibat dalam gol-gol The Anfield Gank di era Klopp dengan 39 gol dan 25 assist.

Musim ini Firmino sudah bikin 16 gol di seluruh kompetisi, sembilan gol di Premier League dan tujuh gol di Liga Champions. Kini dengan kabar bahwa Riyad Mahrez bakal datang ke Anfield musim dingin ini, apakah memang Coutinho bakal dirindukan Liverpool? Kita tunggu saja.

Nainggolan Dihukum Roma karena Merokok dan Mabuk di Malam Tahun Baru

Nainggolan Dihukum Roma karena Merokok dan Mabuk di Malam Tahun Baru

Situs Judi Bola – Radja Nainggolan harus dapat menerima hukuman atas perilakunya di malam tahun baru. Dia akhirnya dicoret dari skuat inti AS Roma yang pekan ini akan menghadapi Atalanta.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, gelandang yang masih berdarah Indonesia itu merayakan pergantian tahun baru sambil mabuk dan merokok. Dia sempat mengabadikan perayaan tahun baru itu yang sempat diunggahnya ke media sosial. Dia pun akhirnya menjadi sorotan dan pada akhirnya meminta maaf,

Walau demikian, Nainggolan tidak bisa lolo dari sanksi Roma. Pemain asal Belgia itu tidak hanya ,menyaksikan  rekan-rekanya bermain dari bangku cadangan, dia juga akan dirumorkan terkena denda sebesar 100 ribu euro atau sekitar Rp 1,6 miliar.

“Saya akan membicarakan Nainggolan sebelum Anda para media bertanya kepada saya,” kata pelatih Roma, Eusebio Di Francesco. ”Dengan segala batasan yang diatur klub dan sudah disetujui oleh saya, dan sudah didukung oleh Nainggolan, maka dia tidak akan dipanggil untuk pertandingan menghadapi Atalanta besok.

“Ini sama seperti cara berperilaku yang harus konsisten untuk setiap orang, yang mewakili Roma. Mereka yang membuat suatu kesalahan harus membayarnya dikarenakan hal-hal seperti ini tidak dapat diterima dan siapapun yang melanggar batas setidaknya harus membayar dengan cara yang sama.

“Perilaku itu sama sekali tak diterima dan perilaku itu tidak diterima oleh siapapun. Dia tidak akan bermain,” kata Di Francesco.

Beralih dari perilaku buruknya itu, Nainggolan tampil sangat impresif di musim ini. Pemain bola yang berusia 29 tahun itu sudah mengoleksi dua gol dan empat assist dalam 21 penampilan yang sudah dilakoninya bersama Roma di seluruh ajang kompetisi.

Menunggu Reaksi dari Inter Milan saat Hanya dapat Cetak Satu Gol dalam Enam Pertandingan

Menunggu Reaksi dari Inter Milan saat Hanya dapat Cetak Satu Gol dalam Enam Pertandingan

Situs Judi Bola – Inter Milan hanya dapat mencetak satu gol dalam enam pertandingan terakhirnya. Skuat besutan Luciano Spalletti itu tentu harus segera memperlihatkan reaksi positif di laga berikutnya pada akhir pekan ini. Inter sempat tampil oke di sejak awal musim 2017/2018 sampai pekan pertama bulan Desember dengan menghajar Chievo Verona 5-0. Namun, selepas itu bahan bakar Nerazzurri seolah habis.

Tim besutan Spalletti cuma bisa mencetak satu gol dalam enam laga terakhirnya di seluruh ajang, yang ketika itu dilesakkan ke gawang Udinese saat kalah 1-3. Dari rangkaian laga-laga itu, Inter meraih satu kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan, yang salah satunya berbuntut tersisihnya dari Coppa Italia.

Salah satu dampaknya, klub asal kota Milan itu pun saat ini melorot ke posisi tiga klasemen Serie A dengan poin 41, tertinggal enam angka dari Juventus dan tujuh angka dari Napoli di puncak klasemen.

Tahun sudah berganti, lembaran baru dibuka dengan bertandang ke markas Fiorentina di Artemio Franchi, Sabtu (6/1/2018) dini hari WIB, dalam pekan ke-20 Serie A. Spalletti sudah mulai memperbaiki masalah di dalam permainan untuk lebih garang lagi di pertahanan lawan.

“Saya memilih sebelas terbaik, para pemain yang bisa bekerja untuk tim. Jarak dari Inter ke tim lain sepertinya tidak terlalu jauh bagi saya. Namun, satu gol dalam enam pertandingan tentu sangat sedikit, tapi ada nilai positif lainnya,” kata Spalletti.

“Kami bekerja pada apa yang tidak berjalan dan kami akan memperbaikinya. Kuncinya adalah usaha kami di setiap pertandingan. Menunjukkan kualitas kami, pemain harus memenangkan perebutan bola lagi, kami semua perlu melakukannya. Termasuk lini depan,” tegasnya.

Fiorentina saat duduk di posisi ketujuh dengan poin 27. Mereka belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di Serie A dengan meraih lima hasil imbang dan dua kemenangan.

Terkait Penalti buat Chelsea, Wenger : Keputusan yang Sangat Menggelikan

Terkait Penalti buat Chelsea, Wenger : Keputusan yang Sangat Menggelikan

Situs Judi Bola – Arsene Wenger kembali mengkritik keputusan wasit soal penalti usai Arsenal bermain imbang melawan Chelsea. Wenger menyebut keputusan itu menggelikan.

Arsenal harus berbagi poin kala menjamu Chelsea di Emirates Stadium, Kamis (4/1/2018) dini hari WIB. Sama-sama punya banyak peluang untuk mencetak gol, kedua tim akhirnya harus puas dengan hasil akhir 2-2.

Arsenal unggul lebih dulu lewat sepakan Jack Wilshere di menit ke-63. Tapi hanya berselang empat menit, Chelsea menyamakan skor lewat eksekusi penalti Eden Hazard. Wasit menunjuk titik putih setelah Hector Bellerin dinilai melanggar Hazard.

Gol dari Marcos Alonso di menit ke-84 membuat Arsenal tertinggal. Tapi Bellerin mencetak gol di injury time untuk menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.

Wenger mengakui kalau hasil imbang mungkin adil untuk kedua tim. Tapi manajer asal Prancis itu menilai keputusan wasit Anthony Taylor untuk memberikan penalti kepada Chelsea sebagai hal yang menggelikan.

“Pertandingan yang fantastis. Penyesalannya adalah kami yang mencetak gol lebih dulu dan setelah itu kami dapat keputusan yang menggelikan,” kata Wenger

“Mental kami terlihat jatuh dan bisa saja kami kalah. Kami punya sumber daya untuk bangkit 2-2. Mungkin itu hasil yang adil,” dia melanjutkan.

“Sejak awal musim inilah yang harus kami terima. Saya katakan ini adalah keputusan yang konyol — Anda bisa memberikan 10 penalti seperti itu dalam sebuah pertandingan. Anda membaca surat kabar luar negeri tentang apa yang mereka tulis soal itu dan Anda akan melihat hal berbeda di surat kabar Inggris.”

“Pertandingan dirusak oleh faktor yang tidak bisa Anda tentukan, kami hanya bisa terus bermain dengan cara yang kami inginkan dan berharap segalanya berjalan untuk kami.”

“Ini semua adalah opini. Tapi ketika opini Anda sama, apa yang diulang bukanlah kebetulan. Saya senang dengan kualitas permainan kami,” dia mengatakan.